Skip to content

Set up tracking in CMS

Before you begin

Gunakan CMS production untuk mengubah konfigurasi website production; login IAP dan role yang sesuai tetap diperlukan. Perubahan yang disimpan di sana mengubah data sebenarnya. Untuk pengujian, gunakan environment staging yang disepakati. Local mock preview hanya untuk memeriksa tampilan dan tidak membuktikan penyimpanan database.

Configure a button

  1. Buka halaman, misalnya Home, lalu cari Introduction.
  2. Isi CTA Title dan CTA URL seperti biasa.
  3. Isi Tracking ID, misalnya btn-home-overview-services.
  4. Simpan konten halaman dahulu.
  5. Buka atau buka ulang section Analytics berwarna berbeda dengan ikon insights.
  6. Periksa Button Tracking ID yang ditampilkan. Nilainya berasal dari konten yang sudah disimpan; tidak perlu ID kedua.
  7. Isi Component name, misalnya Home introduction.
  8. Ubah Button clicks menjadi On, lalu pilih Save analytics.
  9. Pastikan switch global dan page juga aktif. Tes pada website dengan analytics consent diberikan.

Two save actions

Save halaman menyimpan konten dan Tracking ID. Save analytics menyimpan nama, switch tracking, dan Tracking ID untuk interaksi yang tidak punya field ID konten. Kegagalan save Analytics mempertahankan draft untuk dicoba kembali.

Understand the fields

FieldSiapa yang mengaturFungsi
Page / Page IDKatalog aplikasiMenentukan scope; bukan nama bebas per section
Component nameEditorNama konfigurasi yang mudah dibaca; bukan join key
Button Tracking IDEditor pada form kontenIdentitas klik; jangan berubah hanya karena CTA Title diganti
Tracking ID / Section Tracking IDEditor pada AnalyticsIdentitas interaksi internal, view section, atau navigasi carousel; tersimpan di database
Interaction On / OffEditorMengaktifkan interaksi yang sudah dipasang engineer
Position, direction, statusRuntime websiteKonteks interaksi otomatis; bukan input editor

Configure other components

KomponenPengaturan yang relevan
Banner / carouselNama, views, button clicks, slide changes jika didukung
Service card / CTA / menu / footerTracking ID pada konten dan clicks pada kontrol yang tersedia
SectionNama dan views jika instrumentasi view tersedia
Accordion / tabs / search / formHanya interaksi yang sudah dipasang dan didaftarkan; tidak semua editor memiliki switch khusus
WhatsAppTracking ID, clicks, dan konfigurasi template CRM yang berlaku

Pilihan switch ditentukan engineer, bukan dropdown bebas untuk membuat jenis event baru. Ambang visibility dan scroll masih ditentukan kode.

Identifier rules

Tracking ID maksimal 96 karakter, diawali huruf/angka, dan hanya memakai huruf, angka, _, ., :, -. Record berbeda pada satu page harus punya ID berbeda. Tampilan desktop/mobile dari record sama boleh berbagi ID jika pengaturannya sesuai.

ID kosong membuat tombol tetap berfungsi tetapi kliknya tidak direkam. View banner tetap menggunakan ID section/carousel, bukan ID tombol.

Troubleshoot

  • Klik tidak muncul: cek consent, switch global/page/component, ID yang tersimpan, serta allowlist API.
  • ID belum berubah di Analytics: simpan konten dahulu, lalu buka ulang Analytics.
  • Nama berubah tetapi event ID tetap sama: ini perilaku yang diinginkan.
  • Save ditolak setelah rekan mengedit: muat konfigurasi terbaru dan ulangi perubahan; backend menjaga konflik versi.

Configure an internal interaction

  1. Buka section terkait, misalnya Clinic → Content → Analytics.
  2. Isi Component name agar pengaturannya mudah dikenali.
  3. Isi Tracking ID, misalnya clinic_read_more.
  4. Aktifkan Read more clicks, lalu Save analytics.
  5. Muat ulang pengaturan dan pastikan ID tersimpan.
  6. Setelah website mengambil konfigurasi terbaru (polling sekitar 30 detik), klik Read more dan periksa component_id: "clinic_read_more" pada event.

ID ini disimpan pada landing_analytics_config.config.pages.clinic.components.<binding>.tracking_id. Nama binding merupakan penghubung teknis yang dipasang engineer; editor cukup mengisi satu Tracking ID. Tombol yang sudah mempunyai Tracking ID konten tidak mendapat field ID klik kedua.

Mengubah Component name tidak mengubah identitas event. Mengubah Tracking ID membuat event baru memakai ID baru; data historis tetap memakai ID lama. ID harus unik dalam satu page scope. Konfigurasi dengan ID bentrok ditolak server.

Bumame Engineering · bmlytics · Local implementation guide