Appearance
Set up tracking in CMS
Before you begin
Gunakan CMS production untuk mengubah konfigurasi website production; login IAP dan role yang sesuai tetap diperlukan. Perubahan yang disimpan di sana mengubah data sebenarnya. Untuk pengujian, gunakan environment staging yang disepakati. Local mock preview hanya untuk memeriksa tampilan dan tidak membuktikan penyimpanan database.
Configure a button
- Buka halaman, misalnya Home, lalu cari Introduction.
- Isi CTA Title dan CTA URL seperti biasa.
- Isi Tracking ID, misalnya
btn-home-overview-services. - Simpan konten halaman dahulu.
- Buka atau buka ulang section Analytics berwarna berbeda dengan ikon insights.
- Periksa Button Tracking ID yang ditampilkan. Nilainya berasal dari konten yang sudah disimpan; tidak perlu ID kedua.
- Isi Component name, misalnya
Home introduction. - Ubah Button clicks menjadi On, lalu pilih Save analytics.
- Pastikan switch global dan page juga aktif. Tes pada website dengan analytics consent diberikan.
Two save actions
Save halaman menyimpan konten dan Tracking ID. Save analytics menyimpan nama, switch tracking, dan Tracking ID untuk interaksi yang tidak punya field ID konten. Kegagalan save Analytics mempertahankan draft untuk dicoba kembali.
Understand the fields
| Field | Siapa yang mengatur | Fungsi |
|---|---|---|
| Page / Page ID | Katalog aplikasi | Menentukan scope; bukan nama bebas per section |
| Component name | Editor | Nama konfigurasi yang mudah dibaca; bukan join key |
| Button Tracking ID | Editor pada form konten | Identitas klik; jangan berubah hanya karena CTA Title diganti |
| Tracking ID / Section Tracking ID | Editor pada Analytics | Identitas interaksi internal, view section, atau navigasi carousel; tersimpan di database |
| Interaction On / Off | Editor | Mengaktifkan interaksi yang sudah dipasang engineer |
| Position, direction, status | Runtime website | Konteks interaksi otomatis; bukan input editor |
Configure other components
| Komponen | Pengaturan yang relevan |
|---|---|
| Banner / carousel | Nama, views, button clicks, slide changes jika didukung |
| Service card / CTA / menu / footer | Tracking ID pada konten dan clicks pada kontrol yang tersedia |
| Section | Nama dan views jika instrumentasi view tersedia |
| Accordion / tabs / search / form | Hanya interaksi yang sudah dipasang dan didaftarkan; tidak semua editor memiliki switch khusus |
| Tracking ID, clicks, dan konfigurasi template CRM yang berlaku |
Pilihan switch ditentukan engineer, bukan dropdown bebas untuk membuat jenis event baru. Ambang visibility dan scroll masih ditentukan kode.
Identifier rules
Tracking ID maksimal 96 karakter, diawali huruf/angka, dan hanya memakai huruf, angka, _, ., :, -. Record berbeda pada satu page harus punya ID berbeda. Tampilan desktop/mobile dari record sama boleh berbagi ID jika pengaturannya sesuai.
ID kosong membuat tombol tetap berfungsi tetapi kliknya tidak direkam. View banner tetap menggunakan ID section/carousel, bukan ID tombol.
Troubleshoot
- Klik tidak muncul: cek consent, switch global/page/component, ID yang tersimpan, serta allowlist API.
- ID belum berubah di Analytics: simpan konten dahulu, lalu buka ulang Analytics.
- Nama berubah tetapi event ID tetap sama: ini perilaku yang diinginkan.
- Save ditolak setelah rekan mengedit: muat konfigurasi terbaru dan ulangi perubahan; backend menjaga konflik versi.
Configure an internal interaction
- Buka section terkait, misalnya Clinic → Content → Analytics.
- Isi Component name agar pengaturannya mudah dikenali.
- Isi Tracking ID, misalnya
clinic_read_more. - Aktifkan Read more clicks, lalu Save analytics.
- Muat ulang pengaturan dan pastikan ID tersimpan.
- Setelah website mengambil konfigurasi terbaru (polling sekitar 30 detik), klik Read more dan periksa
component_id: "clinic_read_more"pada event.
ID ini disimpan pada landing_analytics_config.config.pages.clinic.components.<binding>.tracking_id. Nama binding merupakan penghubung teknis yang dipasang engineer; editor cukup mengisi satu Tracking ID. Tombol yang sudah mempunyai Tracking ID konten tidak mendapat field ID klik kedua.
Mengubah Component name tidak mengubah identitas event. Mengubah Tracking ID membuat event baru memakai ID baru; data historis tetap memakai ID lama. ID harus unik dalam satu page scope. Konfigurasi dengan ID bentrok ditolak server.